Meninggal dan ditinggal merupakan hal yang pasti terjadi dalam kehidupan manusia. Kematian pasti akan datang kapan saja dan dimana saja. Tak ada yang pernah mengetahuinya. Dan tidak ada yang dapat memajukan dan memundurkannya barang sedikit. Semua sudah ditetapkan oleh Allah Tuhan Yang Menggenggam Alam Semesta.
26 Desember 2009 merupakan hari yang sangat menyedihkan. Nenek yang ku cintai di panggil pemiliknya Allah SWT, kurang lebih pukul 11.45 wib. Aku yang baru pulang dari rumah saudara, seperti biasa langsung meyetel televisi. Setelah itu aku berjalan hendak kedapur dan seperti biasa selalu melihat ke kamar nenek dan melihat kembangkempis perutnya yang sedang bernafas. Kuperhatikan sekilas tampak tidak seperti biasanya. Kembang kempis nafas yang biasa turun naik itu kali ini seperti diam. Jantungku pun berdegup kencang dan ku coba menghampirinya. Setelah aku berjarak sangat dekat dengan nenek, ternyata nafas yang biasa berhembus itu memang sudah tidak ada lagi. Matanya terpejam dan mulutnya sedikit terbuka. Aku goyangkan badannya, kupanggil-panggil namanya tapi tak ada jawaban. Kontan saja air mataku jatuh. Innalillahi wa Inna Ilaihi Roji'un. Nenek yang ku cintai, yang cerewet, yang lucu, yang setiap belanja pagi selalu berfikir, "si aldo mw makan apa ya hari ini", yang selalu memperhatikan cucu-cucunya, yang mengajarkan aku ngaji kini di ambil pemiliknya.. Nenekku tutup usia setelah 77 Tahun didunia ini.
Rasanya mau tumpah air mata ini kalau mengenang nenekku itu..
Mudah-mudahan Allah menerimamu disisi-Nya nek. Mudah-mudahan Allah mengampuni dosamu. Jangan takut ya nek di kuburmu, jangan sedih ya nek. Allah Maha Bijaksana nek. Al-Qur'an yang hampir setiap hari kau senandungkan itu, pasti akan menerangimu di sana. Karena itu janji Allah. Shalat Dhuha yang sering kau lakukan walau dengan terduduk karena tak mampu berdiri pasti menjagamu dari azab kubur. Tahajjud yang sering kau lakukan itu pasti akan menyejukkan kuburmu nek..
Aku yang masih hidup akan berusaha selalu mendoakanmu nek. Kami sekeluarga mencintaimu. Kami selalu merindukanmu. Semoga kau tenang di sisi-Nya.
Mudah-mudahan kita sekeluarga akan dikumpulkan Allah di surga dan di jamu dengan sebaik mungkin. Allah yag menghidupkan dan Allah juga yang mengambilmu. Kami sekeluarga pun akan menyusul, tapi entah kapan. Mudah-mudah kami menyusulmu dalam keadaan terbaik nek. Dalam keadaan hati ini benar-benar yakin kepada Allah.
Semoga Allah Merahmatimu...









02.07
Matahari Pagi
Posted in 